Polres Situbondo Edukasi Pelajar SMAN 1 Panji tentang Pemanfaatan AI yang Bijak

2

 


Detik Nusantara Situbondo – Polres Situbondo terus memperkuat literasi digital di kalangan pelajar melalui edukasi pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) secara positif, aman, bijak, dan bertanggung jawab.


Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Training of Trainers (ToT) Paham AI yang digelar di SMAN 1 Panji, Kabupaten Situbondo, Jumat (28/8/2026).


Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB itu diikuti siswa-siswi SMAN 1 Panji. Sosialisasi ini menjadi bagian dari langkah Polres Situbondo dalam memperkenalkan perkembangan teknologi kepada generasi muda sekaligus menanamkan kesadaran mengenai pentingnya etika dalam penggunaan AI.


Hadir sebagai narasumber, Wakapolres Situbondo Kompol Toni Irawan, S.H., M.H., didampingi Kasat Binmas Iptu H. Rachman Fadli Kurniawan, S.H., M.M., KBO Sat Intelkam, serta Kanit Tipikor Satreskrim Polres Situbondo.


Dalam sesi penyampaian materi, para narasumber mengulas berbagai aspek terkait AI, mulai dari pengertian, perkembangan teknologi, fungsi, hingga penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.


Para pelajar juga mendapatkan pemahaman mengenai pemanfaatan AI untuk mendukung kegiatan pendidikan. Teknologi tersebut dapat digunakan sebagai alat bantu untuk mencari gagasan, menyusun materi, mengolah informasi, hingga menunjang proses pembelajaran.


Tidak hanya menerima materi secara teori, para peserta juga mengikuti demonstrasi dan praktik penggunaan sejumlah fitur serta aplikasi berbasis AI. Dengan pendampingan narasumber, siswa diberi kesempatan mencoba langsung sekaligus mempelajari cara menyusun instruksi yang tepat agar teknologi AI dapat menghasilkan informasi sesuai kebutuhan.


Wakapolres Situbondo Kompol Toni Irawan menegaskan bahwa pesatnya perkembangan teknologi harus berjalan seiring dengan peningkatan pemahaman dan tanggung jawab para penggunanya.


“Manfaatkan teknologi AI untuk hal-hal yang positif, terutama untuk mendukung proses belajar dan mengembangkan kemampuan diri. Namun, setiap informasi yang dihasilkan AI tetap harus diperiksa dan diverifikasi. Jangan sampai teknologi digunakan untuk menyebarkan informasi yang tidak benar atau merugikan orang lain,” ujar Kompol Toni.


Selain memperkenalkan manfaat AI, Polres Situbondo juga memberikan perhatian pada aspek etika penggunaannya. Para siswa diingatkan untuk tidak memanfaatkan teknologi tersebut dalam penyebaran informasi palsu, tindakan plagiarisme, manipulasi informasi, maupun berbagai aktivitas yang dapat merugikan orang lain.


Sikap kritis juga menjadi salah satu poin penting dalam edukasi tersebut. Informasi yang dihasilkan AI tidak dapat diterima begitu saja, melainkan perlu diperiksa kembali melalui proses verifikasi terhadap sumber yang dapat dipercaya.


Melalui konsep Training of Trainers (ToT), para peserta diharapkan tidak hanya memahami penggunaan AI untuk kepentingan pribadi. Mereka juga diharapkan mampu meneruskan pengetahuan yang diperoleh kepada teman sebaya maupun lingkungan di sekitarnya.


Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Para siswa tampak antusias menyampaikan berbagai pertanyaan, pengalaman, hingga kendala yang mereka hadapi dalam memanfaatkan teknologi AI.


Polres Situbondo berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat literasi digital di kalangan pelajar. Dengan pemahaman yang tepat, AI diharapkan dapat menjadi sarana pendukung pembelajaran, pengembangan kreativitas, serta peningkatan potensi diri tanpa mengabaikan aspek keamanan, etika, dan tanggung jawab.


Melalui edukasi ini, Polres Situbondo juga mengajak para pelajar untuk menjadi pengguna teknologi yang cerdas, kritis, dan bijak, serta tidak memanfaatkan perkembangan teknologi untuk tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

(AF**)