Retribusi Parkir Situbondo Baru Tembus 75 Persen, Dishub Kejar Target PAD 2026

2


Detik Nusantara Situbondo  – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Situbondo masih mengejar target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi parkir menjelang akhir 2026. Hingga awal Oktober, realisasi parkir konvensional baru mencapai sekitar 75 persen, sedangkan parkir berlangganan berada di angka 74 persen.

Kepala Dishub Situbondo, Drs. Nugroho, M.Si., mengatakan pihaknya terus mengoptimalkan penerimaan dari dua skema retribusi tersebut. Ia berharap sisa waktu hingga akhir tahun cukup untuk menutup selisih antara realisasi dan target yang telah ditetapkan.

“Untuk retribusi parkir konvensional saat ini sudah mencapai sekitar 75 persen dari target. Sementara parkir berlangganan sudah mencapai 74 persen,” kata Nugroho saat dikonfirmasi di Kantor Dishub Situbondo, Kamis (8/10/2026).

Meski realisasi kedua sektor itu telah melampaui 70 persen, Dishub masih harus mengejar sisa target sekitar seperempat dari total penerimaan yang direncanakan. Nugroho optimistis target tersebut dapat tercapai hingga penghujung tahun anggaran.

“Insya Allah di akhir Tahun 2026, kami bisa mencapai target PAD seratus persen dari sektor retribusi parkir,” tegasnya.

Untuk mendongkrak penerimaan parkir berlangganan, Dishub Situbondo menggandeng Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Timur dan Bapenda daerah. Kolaborasi tersebut dilakukan melalui edukasi kepada masyarakat mengenai kepatuhan membayar pajak daerah dan retribusi parkir berlangganan.

Sosialisasi juga dilakukan melalui apel bersama serta pembagian brosur tentang program pembebasan pajak daerah yang berlangsung pada 1 Oktober hingga 30 November 2026. Dishub berharap program tersebut mendorong masyarakat memenuhi kewajiban pajak kendaraan bermotor sekaligus meningkatkan pembayaran retribusi parkir berlangganan yang terintegrasi dengan layanan Samsat.

“Dengan adanya program pembebasan pajak daerah ini, kami berharap pembayaran pajak kendaraan sekaligus retribusi parkir berlangganan juga semakin meningkat,” ujar Nugroho.

Sementara itu, untuk parkir konvensional, Dishub mengandalkan penguatan pengawasan dan optimalisasi kinerja juru parkir di lapangan. Pemantauan dilakukan di sejumlah titik yang menjadi sumber penerimaan retribusi agar potensi pendapatan dapat dihimpun secara maksimal.

Namun, capaian realisasi yang masih berada di kisaran 74–75 persen membuat upaya mengejar target penuh menjadi pekerjaan yang harus dituntaskan dalam sisa tahun anggaran. Dishub Situbondo menargetkan seluruh penerimaan retribusi parkir mencapai 100 persen, dengan pengawasan lapangan dan sosialisasi kepada masyarakat sebagai langkah utama untuk mendongkrak pendapatan daerah.

(AF**)