Detik Nusantara Probolinggo — Angin kencang yang melanda kawasan lereng Gunung Bromo dalam beberapa hari terakhir menyebabkan sejumlah kerusakan di Desa Sariwani, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Pohon patah menimpa seorang pengguna jalan dan merusak tiang listrik hingga menyebabkan sebagian rumah warga mengalami pemadaman.
Peristiwa tersebut terjadi di Dusun Kertowani, Desa Sariwani, Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Patahan pohon tumbang di depan SDN Sariwani Satu Atap dan mengenai seorang warga yang tengah melintas di jalan desa tersebut.
Korban diketahui merupakan warga Cerebek, Kecamatan Sumber. Beruntung, korban hanya mengalami luka ringan dan langsung meninggalkan lokasi setelah mendapat penanganan.
Selain mengenai pengguna jalan, patahan pohon juga menghantam tiang listrik hingga retak dan miring. Sejumlah kabel listrik dilaporkan putus sehingga aliran listrik ke beberapa rumah warga terganggu.
Fitra Ardi mengatakan, kondisi tiang listrik yang rusak dan miring cukup mengkhawatirkan karena berada di sekitar permukiman dan jalur yang dilalui warga.
“Ke kejadiannya sekitar pukul 08.00 WIB, tepatnya di depan SDN Sariwani Satu Atap. Patahan kayu menimpa pengguna jalan yang merupakan warga Cerebek, Kecamatan Sumber. Korban hanya mengalami luka ringan. Patahan kayu juga menimpa tiang listrik hingga retak dan miring, sementara beberapa kabel putus dan listrik padam di sejumlah rumah warga,” terang Fitra.
Warga bersama pihak terkait telah melakukan penanganan awal dengan memotong dan menyingkirkan bagian pohon yang patah. Upaya tersebut dilakukan untuk membuka kembali akses jalan sekaligus mengurangi risiko bagi pengguna jalan.
Namun, perbaikan jaringan listrik masih diperlukan. Gandi berharap PLN ULP Probolinggo segera melakukan pengecekan dan perbaikan terhadap kabel yang putus serta tiang listrik yang mengalami kerusakan.
“Kami berharap PLN ULP Probolinggo segera turun ke lapangan untuk menyambung kabel listrik yang putus serta mengganti atau memperbaiki tiang listrik yang miring. Kondisinya sudah membahayakan,” pungkas Gandi.
Warga di kawasan lereng Bromo diminta tetap waspada terhadap potensi angin kencang yang masih terjadi. Selain berpotensi menyebabkan pohon tumbang, kondisi tersebut juga dapat mengganggu jaringan listrik dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.
(BR**)
