Detik Nusantara Probolinggo, — Semangat memperingati kemerdekaan tidak berhenti pada upacara. Di Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum untuk memperkuat rasa syukur sekaligus meneguhkan kembali semangat kebersamaan dalam membangun daerah.
Hal tersebut tercermin dalam kegiatan resepsi HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang digelar di Pendopo Kecamatan Dringu, Jumat (21/8/2026). Komandan Koramil (Danramil) 0820-22/Dringu, Kapten Arm Imam Wahyudi, turut hadir dalam kegiatan tersebut bersama unsur pemerintahan dan elemen masyarakat.
Resepsi kemerdekaan menjadi ruang untuk mengenang kembali perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Nilai perjuangan tersebut, menurut Imam, perlu terus dihidupkan dalam kehidupan masyarakat melalui semangat persatuan dan pengabdian.
“Peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia merupakan momentum untuk mengenang jasa para pahlawan dan pejuang bangsa yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi tegaknya kemerdekaan,” kata Kapten Arm Imam Wahyudi.
Ia menilai kemerdekaan juga membawa tanggung jawab bagi generasi saat ini. Perjuangan yang dahulu dilakukan melalui pengorbanan fisik kini perlu diteruskan melalui kerja nyata, kolaborasi, dan pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Karena itu, Imam mengajak seluruh unsur masyarakat untuk menjaga sinergi dalam mendorong pembangunan yang sejalan dengan cita-cita kemerdekaan serta berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Resepsi ini adalah wujud syukur kita atas nikmat kemerdekaan yang telah dianugerahkan Tuhan Yang Maha Kuasa. Di sinilah kita merefleksikan perjalanan bangsa, sekaligus menatap masa depan dengan optimisme,” ujarnya.
Menurutnya, tantangan pembangunan ke depan membutuhkan kekuatan kolektif. Pemerintah, TNI, masyarakat, dan berbagai elemen lainnya perlu membangun kerja sama yang tidak hanya bersifat formal, tetapi tumbuh dari kesadaran untuk saling mendukung.
Ia juga menekankan pentingnya menanamkan nilai kebangsaan kepada generasi muda. Persatuan, gotong royong, dan kecintaan terhadap bangsa harus menjadi bagian dari karakter generasi penerus agar semangat kemerdekaan tidak kehilangan relevansinya di tengah perubahan zaman.
“Mari kita jadikan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI ini sebagai momentum mempererat persatuan dan meningkatkan semangat membangun yang lebih maju, mandiri dan berdaya saing tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur budaya bangsa,” tegasnya.
Lebih lanjut, perwira yang dikenal ramah tersebut mengajak masyarakat untuk tidak memaknai perjuangan para pahlawan sebatas sejarah. Semangat pengorbanan itu dapat diteruskan melalui kontribusi nyata dalam pembangunan, menjaga persatuan, dan memperkuat kepedulian terhadap lingkungan sosial.
“Dengan terus menjaga persatuan dan gotong royong, kita dapat melanjutkan perjuangan para pahlawan melalui pembangunan yang berkelanjutan demi mewujudkan Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.
(BR**)
