Jum'at Bersih Digelar Serentak, Pemkab Sumenep Dorong Budaya Peduli Lingkungan

Redaksi

 


Detik Nusantara Sumenep - Pemerintah Kabupaten Sumenep kembali menggelar kerja bakti massal dengan melibatkan aparatur sipil negara (ASN), badan usaha milik negara (BUMN), badan usaha milik daerah (BUMD), serta sejumlah instansi lainnya, Jumat (10/7). Kegiatan bersih-bersih tersebut menyasar sejumlah ruas jalan dan kawasan permukiman di wilayah perkotaan.


Aksi gotong royong itu merupakan bagian dari pelaksanaan Gerakan Nasional Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI), yang mengacu pada arahan Presiden Republik Indonesia dalam Rapat Koordinasi Nasional Pusat dan Daerah pada 2 Februari 2026 serta Surat Edaran Menteri Dalam Negeri tentang pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI.


Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, mengatakan kegiatan kerja bakti rutin setiap Jumat menjadi upaya pemerintah daerah menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mengurangi potensi penumpukan sampah di kawasan perkotaan.


"Kegiatan rutin ini diharapkan tidak hanya menjaga keasrian kota, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi serta sinergi antarinstansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep," ujarnya.


Menurut Anwar, kerja bakti kali ini difokuskan di sejumlah ruas jalan utama, di antaranya Jalan Dr. Wahidin, Jalan Jenderal Basuki Rahmat, Jalan Dr. Soetomo, serta kawasan Kelurahan Pajagalan. Petugas membersihkan rumput liar, sampah, trotoar, hingga saluran drainase agar lingkungan tetap bersih dan nyaman.


Ia menambahkan, gerakan Jumat Bersih tidak hanya dilaksanakan di kawasan perkotaan, tetapi juga serentak di seluruh kecamatan dan desa. Camat, lurah, kepala desa, bersama masyarakat didorong untuk menggelar kegiatan serupa sebagai bagian dari upaya membangun budaya gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan.


"Melalui bersih-bersih lingkungan ini diharapkan dapat memantik kesadaran masyarakat untuk turut serta menciptakan lingkungan yang aman, sehat, bersih, dan indah," tegasnya.


Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sumenep, Indra Wahyudi, mengatakan pihaknya mendukung gerakan tersebut melalui publikasi di media dan siaran keliling agar pesan menjaga kebersihan lingkungan menjangkau masyarakat lebih luas.


Ia berharap Gerakan ASRI tidak berhenti sebagai kegiatan rutin pemerintah semata, tetapi mampu menumbuhkan kebiasaan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, termasuk tidak membuang sampah sembarangan dan lebih peduli terhadap kondisi lingkungan di sekitarnya.

(DP**)