Detik Nusantara Probolinggo - Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah melepas ratusan peserta gerak jalan santai dalam rangka pembukaan musim giling tahun 2026 di PG Asembagus, Minggu (10/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut diikuti unsur Kecamatan Asembagus, keluarga besar PG Asembagus, serta masyarakat dari berbagai kalangan. Gerak jalan santai menjadi penanda dimulainya musim giling tebu tahun ini di salah satu pabrik gula terbesar di Kabupaten Situbondo tersebut.
Selain jalan santai, panitia juga menghadirkan berbagai hiburan rakyat, pertunjukan tari tradisional, pembagian doorprize hingga pengundian hadiah yang disambut antusias para peserta.
Suasana kebersamaan tampak mewarnai kegiatan sejak pagi hari. Warga yang hadir terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian acara sebagai bentuk optimisme menyambut musim giling 2026.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Situbondo Ulfiyah mengapresiasi sinergi antara pemerintah daerah, pihak pabrik gula dan petani tebu dalam mendukung kelancaran operasional musim giling tahun ini.
Menurutnya, kolaborasi seluruh pihak memiliki peran penting dalam menjaga produktivitas sektor perkebunan tebu yang selama ini menjadi salah satu penopang perekonomian daerah.
“Momentum pembukaan musim giling ini diharapkan menjadi semangat bersama untuk terus meningkatkan hasil produksi, kesejahteraan petani dan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi Situbondo,” Ujarnya.
Ia mengatakan keberadaan PG Asembagus tidak hanya berfungsi sebagai industri pengolahan gula, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mendukung kesejahteraan petani serta menggerakkan roda ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Asembagus.
“Musim giling ini diharapkan mampu meningkatkan hasil produksi gula sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat. Sinergi antara pemerintah daerah, pabrik dan petani harus terus diperkuat,” Tuturnya.
Ulfiyah juga menekankan pentingnya menjaga kualitas hasil panen tebu dan optimalisasi proses produksi agar target produksi gula tahun 2026 dapat tercapai secara maksimal.
Menurutnya, keberhasilan musim giling bukan hanya berdampak terhadap sektor industri gula, tetapi juga berpengaruh pada stabilitas ekonomi masyarakat dan ketahanan pangan nasional.
“Dengan dimulainya musim giling tahun ini, diharapkan sektor pergulaan di Kabupaten Situbondo semakin berkembang dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan nasional serta kesejahteraan petani lokal,” Pungkasnya.
