Detik Nusantara Probolinggo,- Upaya mendukung program ketahanan pangan terus dilakukan jajaran Kodim 0820/Probolinggo. Melalui Koramil 0820-07/Wonomerto, personel TNI turun langsung mendampingi petani dalam perawatan tanaman jagung di lahan milik Suryadi (50), warga Dusun Krajan, Desa Sempuhgembol, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, Rabu (8/7).
Pendampingan tersebut menjadi bagian dari keterlibatan TNI dalam mendukung program Gerakan Antisipasi Darurat Pangan Nasional, dengan fokus membantu petani meningkatkan produktivitas hasil pertanian sejak awal masa tanam hingga panen.
Babinsa Koramil 0820-07/Wonomerto, Serka Erfan mengatakan, pendampingan dilakukan secara berkelanjutan mulai dari pengolahan lahan, penanaman, hingga perawatan tanaman. Menurutnya, setiap tahapan budidaya memiliki pengaruh besar terhadap hasil panen.
"Proses pengolahan lahan, penanaman hingga perawatan merupakan salah satu faktor yang bisa memengaruhi hasil pertanian. Karena itu kami melakukan pendampingan dan pengawasan sejak proses awal," ujarnya.
Ia menjelaskan, keterlibatan Babinsa di sektor pertanian merupakan bagian dari dukungan terhadap upaya memperkuat ketahanan pangan nasional. Menurutnya, ketahanan pangan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan bahan pangan, tetapi juga memastikan masyarakat memiliki akses terhadap pangan yang cukup, aman, dan bergizi.
Serka Erfan menambahkan, berbagai langkah diperlukan untuk memperkuat ketahanan pangan, di antaranya pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi, pembangunan bendungan, modernisasi sistem irigasi, menjaga kebersihan saluran air, serta penguatan infrastruktur pendukung sektor pertanian.
Selain itu, ia menilai seluruh sumber daya pertanian, mulai dari penyuluh hingga petani, perlu bergerak bersama meningkatkan produksi pangan. "Kunci dalam Gerakan Antisipasi Darurat Pangan Nasional adalah meningkatkan produksi dengan mengoptimalkan seluruh sumber daya yang ada, baik untuk kebutuhan saat ini maupun ke depan," katanya.
Menurut Serka Erfan, pemerintah melalui TNI juga mendorong pendekatan menyeluruh dalam pembangunan sektor pertanian, mulai dari penyiapan lahan, penyediaan sarana produksi hingga pengolahan hasil panen. Ia berharap sinergi antara pemerintah, TNI, penyuluh, dan petani terus diperkuat agar produktivitas pertanian meningkat dan mampu mendukung ketahanan pangan secara berkelanjutan.
(BR**)
