FSPMI dan Polres Probolinggo Perkuat Sinergi, Jaga Kondusifitas Iklim Investasi dan Layanan Kesehatan

Redaksi

 


Detik Nusantara Probolinggo - Suasana hangat penuh semangat kolaborasi terasa dalam pertemuan antara Serikat Pekerja yang tergabung dalam KC FSPMI Kabupaten Probolinggo dengan jajaran Polres Probolinggo. Silaturahmi ini bukan sekadar temu formal, melainkan langkah nyata memperkuat sinergi demi menjaga stabilitas daerah dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.


 Hadir dalam pertemuan dari polres Probolinggo, Kapolres, Wakapolres,Kasat Intelkam dan Pengurus KC FSPMI Kabupaten Probolinggo di Mapolres Probolinggo,22/04/2026.


Kapolres Probolinggo, Wahyudin Latif, menyampaikan apresiasi atas inisiatif FSPMI yang terus aktif membangun komunikasi dengan kepolisian. Ia menilai peran serikat pekerja sangat penting dalam menjaga kondusifitas hubungan industrial di tengah dinamika ekonomi yang terus bergerak.


“Kami berterima kasih atas silaturahmi ini. FSPMI telah menunjukkan komitmen dalam menjaga kondusifitas industrial. Bahkan, kepedulian untuk membantu masyarakat, termasuk korban kecelakaan lalu lintas, adalah bentuk nyata pelayanan kemanusiaan yang patut diapresiasi,” Ujarnya.


Menurutnya, kolaborasi seperti ini menjadi fondasi kuat dalam menciptakan rasa aman, baik bagi pekerja, pelaku usaha, maupun masyarakat luas. Kepolisian, lanjutnya, akan selalu terbuka untuk bersinergi dalam berbagai aspek, termasuk pelayanan sosial dan kesehatan.


Di sisi lain, Ketua Cabang FSPMI Kabupaten Probolinggo sekaligus Jamkeswatch Probolinggo Raya, Edi Suprapto, menegaskan kesiapan pihaknya untuk terus berjalan seiring dengan kepolisian. Ia menyebut sinergi ini sebagai langkah strategis untuk menjaga iklim investasi tetap kondusif.


“Kami siap bersinergi dengan Polres Probolinggo. Tujuan kami jelas, menjaga stabilitas industrial agar investasi tetap tumbuh, sekaligus meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” Tegasnya.


Ia juga menambahkan bahwa kehadiran FSPMI tidak hanya berfokus pada isu ketenagakerjaan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk membantu masyarakat, khususnya dalam kondisi darurat seperti kecelakaan lalu lintas.


Kolaborasi ini menjadi gambaran bahwa ketika elemen pekerja dan aparat negara berjalan beriringan, maka bukan hanya stabilitas yang terjaga, tetapi juga kepercayaan publik yang semakin menguat. Sebuah langkah kecil yang bergaung besar bagi masa depan Kabupaten Probolinggo.

(MH**)