Satlantas Lumajang Bagikan Bunga dan Cokelat kepada Pengendara Tertib di Operasi Keselamatan Semeru 2026

2

 


Detik Nusantara Lumajang - Memasuki hari ke-10 pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2026, Satuan Lalu Lintas Polres Lumajang menempuh cara berbeda dalam menyampaikan pesan tertib berkendara. Melalui kegiatan simpatik, petugas membagikan bunga dan cokelat kepada pengendara sepeda motor yang dinilai disiplin saat melintas.


Aksi tersebut digelar di Kawasan Tertib Lalu Lintas Jalan S. Parman, Kabupaten Lumajang, Selasa (10/2/2026). Kegiatan dipimpin Kanit Regident Satlantas Polres Lumajang Iptu Robert bersama KBO Satlantas Ipda Eko Budi Laksono, dengan melibatkan personel di lapangan.


Pemberian bunga dan cokelat dimaksudkan sebagai bentuk penghargaan bagi pengguna jalan yang telah mematuhi aturan, seperti mengenakan helm berstandar, membawa kelengkapan surat kendaraan, serta menaati rambu maupun marka jalan.


Kanit Regident Satlantas Polres Lumajang, Iptu Robertus Evan Devanto, menjelaskan bahwa pendekatan humanis dipilih untuk memperkuat kesadaran kolektif masyarakat dalam berlalu lintas.


“Apresiasi ini kami berikan kepada pengendara yang sudah tertib. Harapannya, kepatuhan tidak berhenti pada momen operasi saja, tetapi tumbuh menjadi budaya sehari-hari,” ujarnya.


Selain aksi pembagian bunga dan cokelat, petugas juga menyampaikan imbauan langsung mengenai pentingnya keselamatan berkendara. Edukasi tersebut diarahkan untuk menekan potensi pelanggaran sekaligus mengurangi tingkat fatalitas kecelakaan di wilayah Lumajang.


Kasat Lantas Polres Lumajang, AKP Yulian Putra Prasviawan, menegaskan bahwa Operasi Keselamatan Semeru 2026 menitikberatkan langkah preemtif dan preventif dalam menciptakan situasi lalu lintas yang aman.


“Operasi ini bukan semata penindakan. Edukasi dan pendekatan persuasif kami kedepankan agar masyarakat terlibat aktif mewujudkan kamseltibcarlantas,” jelasnya.


Ia menambahkan, tingkat kepatuhan pengguna jalan berperan sentral dalam menurunkan angka kecelakaan. Karena itu, berbagai kegiatan edukatif dan humanis akan terus digelar sepanjang operasi berlangsung.


Melalui upaya tersebut, diharapkan kesadaran berlalu lintas masyarakat kian menguat sehingga tercipta keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di Kabupaten Lumajang.

(AR**)