Dinilai Jarang Turun Saat Bencana dan Rayakan Ultah di Gedung DPRD, PC PMII Gelar Demo Tuntut Ketua DPRD Dicopot

Redaksi

  


Detik Nusantara Probolinggo - Puluhan kader Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Probolinggo menggelar aksi demo di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, Senin (2/2/2026).


Massa dari berbagai kampus itu datang ke kantor dewan dengan berjalan kaki membawa berbagai macam tulisan terkait kinerja anggota legislatif yang dinilai lamban dan tidak memikirkan kepentingan rakyat.

Digelarnya demo ini, dipicu adanya perayaan prank ulang tahun Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Oka Mahendra Jati Kusuma di gedung DPRD dan dilakukan saat jam kerja.


Setelah berorasi di hadapan personil kepolisian, akhirnya Wakil Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Muhammad Zubaidi didampingi Sekretaris Dewan (Sekwan) Yulius Christian datang menemui massa lalu duduk di tengah terik matahari.


Ketua Umum PC PMII Probolinggo Dedi Bayuangga menyebut, sejatinya beberapa tuntutan itu sudah dikaji sejak lama. Sampai akhirnya ada kejadian miris berupa perayaan ulang tahun yang dilakukan di Gedung DPRD saat jam kerja.


"Ada perayaan ulang tahun Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo yang dilakukan di gedung rakyat itu saat jam kerja dan dilakukan di tengah-tengah rawan bencana. Sehingga kami mantapkan untuk turun jalan menggelar aksi," kata Dedi.


Dedi menilai, semua orang memiliki hak masing-masing untuk merayakan hari kelahirannya. Akan tetapi, hal itu juga harus melihat situasi dan kondisi, terlebih oleh seorang pejabat daerah dan pemangku kebijakan.


"Tidak elok, merayakan ultah di tengah masyarakat dilanda musibah bencana alam. Terlebih pantauan kami, Ketua DPRD Oka Mahendra Jati Kusuma sama sekali tidak turun ke masyarakat saat terjadi bencana alam," ujar Dedi.


Sementara Wakil Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Muhammad Zubaidi mengatakan, badan kehormatan akan melakukan penyelidikan verifikasi dan klarifikasi terkait pengaduan dari masyarakat perihal prank ulang tahun tersebut.


"Tentunya apa yang jadi tuntutan teman-teman dari PC PMII Probolinggo ini kami proses melalui badan kehormatan. Jadi semuanya kami serahkan kepada badan kehormatan. Meskipun surat pengaduannya baru kami terima hari ini," ungkap Zubaidi.


"Kalau video perayaan ulang tahun memang banyak di media, tapi kita ini administrasi, jadi butuh ada yang mengadukan dan hari ini baru ada pengaduan sehingga akan kami proses aduan tersebut," pungkas Ketua DPC Partai Gerindra itu.

(BR**)